Jumat, April 12, 2024
Google search engine
BerandaBojonegoroPawai Budaya Hari Kedua di Bojonegoro Penuh Keceriaan

Pawai Budaya Hari Kedua di Bojonegoro Penuh Keceriaan

Suaraairlangga.com, Bojonegoro – Pawai Budaya di Kabupaten Bojonegoro pada hari kedua, Senin (29/08/2022) berlangsung semakin semarak dan penuh ceria. Sebanyak 26 Peserta Tingkat SD/MI dan SMP/MTs memeriahkan perayaan HUT ke-77 RI. Keragaman seni dan budaya dirangkum dalam satu kegiatan yang gegap gempita. Warga antusias menonton Pawai Budaya ini.

Beragam tema dibawakan oleh peserta baik ditingkat SD sederajat, maupun di tingkat SMP sederajat. Mulai dari Kirab Pusaka Ki Andong Sari, Tari Kembang Mayang yang bernuansa merah menggambarkan simbol Kahyangan Api, hingga melestarikan Budaya Tayub dalam rangkaian prosesi pengantin Jawa. Juga ada yang bertema Kanjeng Soemantri.

Selain itu, juga ada peserta yang menampilkan penggambaran Panji Wayang Krucil untuk mengenalkan pada generasi milenial, dan Ruwatan Murwakala. Sedangkani tingkat SMP sederajat, beberapa diantaranya menampilkan Tirto Sumur Pitu, dan Ragam Rondo Songo.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, Budiyanto mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk menggali, melestarikan seni budaya tradisional, dan memeriahkan HUT Ke-77 Republik Indonesia.

“Pawai Budaya hari kedua ini, mengusung tema ‘Keberagaman Seni Budaya Tradisional Bojonegoro’. Turut serta 26 peserta, dengan rincian 17 kelompok peserta dari tingkat SD/MI, dan 9 kelompok peserta dari tingkat SMP/MTs,” ungkap Budiyanto.

Ditambahkannya, Rute mulai dari Jl Mas Tumapel – Jl Imam Bonjol – Jl Kartini – Jl Teuku Umar – Jl Panglima Sudirman – Jl MH Thamrin – Jl Mastrip – Finish Jl Imam Bonjol depan Satlantas.

“Untuk Pawai Budaya hari kedua ini rute berubah. Mengingat hasil analisa dan evaluasi tim keamanan kemarin. Perubahan arah rute tidak mengubah jarak tempuh,” terang Budiyanto.

Lebih lanjut, Budiyono memaparkan, untuk dewan juri hari ini ada tiga orang. Diantaranya Heri Prasetya – Seniman dan Koreografer dari Jawa Timur, Budayawan dan Dosen STKW Jawa Timur – Supatmo, Serta Seniman Muda dan Alumni STKW Jawa Timur di Bojonegoro – Supriadi.

Masih dalam kesempatan sama, Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah melihat pawai kedua semakin ramai. Maka, Bupati Anna berpesan untuk menjaga kesehatan, karena melihat rute yang ditempuh.

“Jika kelelahan, sebaiknya jangan dipaksakan. Yang penting partisipasinya,” ucap Bupati Anna saat sambutan, sesaat sebelum pemberangkatan peserta Pawai Budaya ini.

Bupati Anna menuturkan, Kabupaten Bojonegoro memiliki sumber-sumber budaya yang perlu digali dan dikembangkan. Dikembangkan dengan daya dukung kreatifitas artifisial, batik, hingga seni musik.

“Kami segera menyiapkan kreatifitas anak muda, yaitu Nglenyer Fashion Week yang sebentar lagi kita laksanakan dengan beberapa tema menggali potensi batik dan tenun yang ada di Kabupaten Bojonegoro,” jelasnya.

Bupati Anna berharap, dengan event selanjutnya ini dapat mendorong putra-putri terhadap passionnya. Diantaranya seperti Tata Boga maupun dibidang Busana. Sebab, seluruh potensi itu merupakan bagian dari karakter didalam pengembangan diri.

“Dengan mengetahui passion, mereka sudah membuat pondasi yang kuat untuk meraih masa depan lebih baik. Mudah-mudahan Pawai Budaya berjalan lancar,” harap Bupati Anna.

Hadir Bupati Bojonegoro didampingi Bapak Ali Dupa, Jajaran Forkopimda, Sekda, Jajaran Asisten dan Staf Ahli, Para dewan juri, Para peserta dan seluruh warga yang turut meramaikan berjalannya acara. *[SA]

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

TERPOPULER

KOMENTAR